Ulasan makanan Filipina

Ulasan makanan Filipina

Taba Ng Thalang

Taba ng Talangka adalah makanan khas Filipina yang terbuat dari kepiting kecil yang dibumbui dengan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, jahe, garam dan bumbu lainnya. Makanan ini dimasak dengan api kecil agar bumbu meresap ke dalam kepiting dan menjadi empuk dan beraroma.

Lechones

Lechon adalah makanan khas Filipina yang terbuat dari daging babi yang digoreng atau dibakar dengan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, jahe, garam dan bumbu lainnya.

Makanan ini sering disajikan pada acara-acara khusus seperti pernikahan, pesta atau perayaan lainnya. Daging lechon sering digunakan sebagai bahan dasar di banyak masakan lain seperti sup, asinan, atau campuran masakan lainnya.Lechon merupakan makanan favorit masyarakat Filipina yang selalu digunakan untuk menyambut Natal dan hari raya lainnya. Makanan ini terbuat dari daging babi. Daging babi yang dibakar akan diputar-putar sehingga menghasilkan kulit yang renyah.

Sebelum dipanggang, bagian dalam perut babi dikeluarkan. Setelah itu, daging babi akan diasinkan agar lebih beraroma dan lezat. Selain sebagai makanan nasional Filipina, lechon juga menjadi sajian wajib di pesta pernikahan dan tahun baru.

Balut

Bagi sebagian orang, makanan khas Filipina ini mungkin terkesan menjijikkan. Namun, banyak turis mancanegara yang ingin mencoba makanan ini saat berlibur di Filipina. Balut adalah telur bebek yang mengandung embrio bebek yang sudah terbentuk. Umur ideal makan balut adalah 21 hari setelah telur keluar dari itik. Pasalnya, embrio itik pada masa-masa berikutnya telah membentuk paruh dan bulu.

Makanan yang berlebihan ini sangat berlendir. Untuk menghilangkan rasa dan bau amis, kebanyakan balut dibumbui dengan garam dan cuka. Sedangkan agar tidak menderita bau mulut dan bau mulut, lebih baik makan balut dengan minuman bersoda. Jadi, beranikah Anda mencoba berkeliling saat berlibur di Filipina?

Kinelo

Jika Anda terbiasa makan sashimi, Anda tidak akan keberatan makan Kinilaw. Makanan Filipina ini berasal dari ikan mentah olahan segar. Kemudian, makanan ini juga diperkaya dengan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, tomat, cabai, cuka, dan jeruk. Menariknya, selain berisi versi ikan mentah, kinilaw juga bisa dikukus hingga ikannya empuk. Jadi, meski tidak terbiasa makan sashimi, kinilaw kukus bisa dipesan. Namun, kami merekomendasikan makan Kinilaw saat ikan masih mentah agar rasanya lebih terasa.

Teluk Poco

Kelapa dalam bahasa Filipina yang artinya Buko, merupakan makanan khas yang banyak dicari di sana. Bentuknya yang seperti serabi ini memiliki cita rasa tersendiri yang berasal dari rasa kelapa yang nikmat. Menu ini sangat digemari karena rasanya yang manis berpadu dengan kulit pie yang renyah. Anda bisa membawa makanan ini sebagai oleh-oleh khas Filipina dan untuk dibawa pulang.

Kare-Kare

Tak bisa dipungkiri makanan Asia Tenggara memiliki rasa atau bumbu yang hampir sama dengan makanan khas Filipina ini, yaitu kare-kare. Kare-kare sendiri memiliki bumbu yang hampir mirip dengan gulai khas Indonesia.
Bedanya saus yang ditampilkan pada makanan Filipina ini lebih cair. Selain itu, sebagian besar juga ditambahkan dengan berbagai sayuran segar. Sama seperti Indonesia, makanan ini juga menjadi makanan wajib saat liburan di Filipina.

Sangat unik bukan makanan khas negara tersebut. Jika kamu ingin mencicipi makanan tersebut saya menyarankan anda untuk mengunjungi emilie restaurant karena dalam restoran tersebut tersedia. Sekian dari saya terimakasih.